Kamis, 28 Juli 2016

Gangguan dalam haid

GANNGGUAN DALAM HAID
DISMENOREA
Dismenorea adalah nyeri saat haid,biasanya dengan rasa kram dan terpusat di abdomen bawah.keluhan nyeri haid dapat terjadi bervariasi mulai dari nyeri sampai yang berat.keparahan dimenorea berhubungan langsung dengan lama dan jumlah darah bhaid,seperti keluar haid hampir selalu di ikuti dengan rasa mules /nyeri berat sampai menyebabkan perempuan tersebut datang  berobat ke dokter atau mengobati dirinya sendiri dengan obat anti nyeri’
Dismenore dapat di bagi menjadi dua kelompok ,dismenore primer dan dismenore sekunder.
a.       Dismenore primer
Adalah nyeri haid tanpa di temukan keadaan patologi pada panggul.dismenore primer berhubungan dengan siklus ovulasi dan disebabkan oleh kontraksi miometrium sehingga terjadi iskemia akibat adanya prostaglandin yang di prosuksi oleh endometrium fase sekresi.
Molekul yang berperan pada dism,enorea adala protaglandin F2a yang selalu menstimulasi kontraksi unterus,sedangkan prostaglandin E Menghambat Kontraksi Uterus.terdapar peningkatan kadar prostaglandin di endometrium saat perubahan dari fase polioferasi ke fase sekresi.perempuan dengan dimenore primer di dapatkan kadar prostaglandin  lebih tinggi di bandingkan perempan tanpa dismenore. Peningkatan kadar prostaglandin tinggi saat haid terjadi pada 48 jam pertama.hal ini sejalan dengan awal munculnya dan besarnya intensitas keluhan nnyeri haid.keluhan mual,muntah,nyeri kepala,atau diare sering menyertai dismenore yang di duga karena masuknya prostaglandin ke sirkulasi sistemik.
b.      Dismenore sekunder

Dismenore sekunder adalah nyeri haid yang berhubungan dengan berbagai keadaan patologis di organ genitalia,misalnya endrometriosis,adenomiosis,mioma uteri,stenosis serviks ,penyakit radang panggul,perlekatan panggul,atau irritable bowel syndrome.

1 komentar: